PENERAPAN KONSELING NARATIF UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA DI SMA NEGERI 1 KONTUNAGA

Penulis

  • Saribulan Universitas Negeri Makassar
  • Syamsul Bachri Thalib Universitas Negeri Makassar
  • Syahril Buchori Universitas Negeri Makassar

Kata Kunci:

Konseling naratif, Kemandirian belajar

Abstrak

Abstrak

Penelitian ini menelaah penerapan konseling naratif untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa di SMA Negeri 1 Kontunaga. Masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimanakah gambaran tingkat kemandirian belajar siswa di SMA Negeri 1 Kontunaga?, (2) Bagaimana pelaksanaan konseling naratif untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa di SMA Negeri 1 Kontunaga?, (3) Apakah penerapan konseling naratif dapat meningkatkan kemandirian belajar siswa di SMA Negeri 1 Kontunaga?. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Untuk mengetahui gambaran tingkat kemandirian belajar siswa di SMA Negeri 1 Kontunaga, (2) Untuk mengetahui pelaksanaan Konseling Naratif untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa di SMA Negeri 1 Kontunaga, (3) Untuk mengetahui Konseling Naratif dapat meningkatkan kemandirian belajar siswa di SMA Negeri 1 Kontunaga. Pendekatan penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian True-experimental design dengan model the randomized pretest-posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X1-A, X2-B, X3-C, X4-D, dan X5-E di SMA Negeri 1 Kontunaga yang teridentifikasi mengalami kemandirian belajar rendah sebanyak 42 siswa pada tahun ajaran 2022/2023. Sampel penelitian sebanyak 24 siswa dengan kelasifikasi 12 orang siswa sebagai kelompok eksperimen dan 12 orang siswa sebagai kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan Skala kemandirian belajar dan Observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis statistic deskriptif dan analisis statistik inferensial dengan menggunakan t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Gambaran tingkat kemandirian belajar siswa di SMA Negeri 1 Kontunaga sebelum diberikan konseling naratif  berada pada kategori “rendah” dan setelah diberi perlakuan berupa konseling naratif dapat meningkatkan kemandirian belajar siswa pada kategori “tinggi”. (2) Pelaksanaan konseling naratif untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa di SMA Negeri 1 Kontunaga dilaksanakan 6 kali pertemuan secara bertahap: (a) Pemberian informasi, (b) Mengingat narasi (recaling narratives), (c) Mengobjektifkan narasi (objectifying narratives), (d) Mensubjektifkan narasi (subjectifying narratives), (e) Memetaforisasikan narasi (metaphorizing narratives), dan (f) Memproyeksikan narasi (projecting narratives).  Selama pelaksanaan setiap  tahap  konseling  naratif,  siswa menunjukkan partisipasi yang berada  pada kategori  tinggi, (3) Penerapan konseling naratif dapat meningkatkan kemandirian belajar siswa di SMA Negeri 1 Kontunaga.

Unduhan

Diterbitkan

2023-12-31